Diklat Jurnalistik 2010 #part4

Hari ini terakhir hari terakhir DJ 2010. Tiga hari hanya seperti sekedipan mata. Saatnya penilaian hasil karya tim kelompok 9, si koran "POROS" namanya. Benar, koran kami bagai gubuk tak bernilai dibanding dengan koran lain bak rumah mewah. Tak mau putus asa, tak mau minder dengan rumah mewah itu. Semangat si Amin, Arbyan, Vena, Vinda, dan Dhian terpancar di matanya.
Para juri mulai melontarkan celotehan-celotehan panasnya, satu per satu mulai dari kelompok satu. Si Poros paling banyak mendapatkan celotehan, tetapi sesuatu hal aneh terjadi. Tiap kali mereka mencela si Poros, listrik langsung mati, kemudian saat mencela yang lain hidup. Saat kembali mencela si Poros lagi, listrik mati lagi. "itu akibatnya berani-beraninya nyela si Poros" celotek si Arbyan, dan kami sekelompokpun tertawa.
Jarum jam dinding itu terlihat telah berputar 180', diikuti pengumuman juara dari moderator. Kelompok kami tak disebut-sebut, tak lama kemudian si Poros disebut sebagai juara 3 kamipun serentak berteriak meluapkan kegembiraan. Tak menyangka si Poros yang banyak mendapatkan celaan mendapat gelar Juara 3. Setelah selesai acara,kami makan bersama dari hasil hadiah.

Thank's teman-teman atas kerjasamanya,..

Saat seminar



Saat menempel hasil kerjaan pada kertas koran



Saat penerimaan hadiah


sama si Poros, Vinda ama si Dhian gak ikutan foto


Ini dia si Poros

No comments: